Iran.

Wahai orang yang malang:
“Apakah engkau tidak memiliki kemuliaan hingga membela para penjahat?!”

Wahai orang yang malang:
Mengapa engkau mengagungkan Iran yang memerangi Yahudi, padahal keduanya adalah musuhmu?
Beritahukan padaku, apa kelebihan yang membuatmu memuliakan Iran?

Secara politik:

  • Israel 🇮🇱 membunuh anak-anak Palestina,
    Iran 🇮🇷 membunuh anak-anak Suriah.
  • Israel 🇮🇱 menghancurkan Palestina,
    Iran 🇮🇷 menghancurkan Irak, Suriah, dan Yaman.
  • Israel 🇮🇱 menduduki Palestina dan Dataran Tinggi Golan,
    Iran 🇮🇷 menduduki Al-Ahwaz.
  • Pendudukan Israel 🇮🇱 atas Palestina berusia 78 tahun,
    Pendudukan Iran 🇮🇷 atas Al-Ahwaz telah 100 tahun.
  • Israel 🇮🇱 mendukung Amerika untuk menjatuhkan Saddam dan menduduki Irak,
    Iran 🇮🇷 mendukung Amerika untuk menjatuhkan rezim Saddam dan menduduki Irak.

Secara akidah:

  • Pendiri agama Syiah 🇮🇷 adalah Abdullah bin Saba’, seorang Yahudi 🇮🇱.
  • Syiah 🇮🇷 memusuhi para Sahabat (radhiyallahu ‘anhum),
    Yahudi 🇮🇱 memusuhi para Nabi (alaihimus salam).
  • Syiah 🇮🇷 mengecewakan Ali bin Abi Thalib (radhiyallahu ‘anhu) hingga beliau berkata:
    “Jika aku memerintahkan kalian berperang di hari panas, kalian berkata: ‘Ini panas menyengat, tunggu hingga hilang.’ Jika aku perintahkan di musim dingin, kalian berkata: ‘Tunggu hingga dingin reda.’ Kalian lari dari panas dan dingin, padahal demi Allah, kalian lebih pantas lari dari pedang! Wahai para lelaki yang bukan lelaki!”
    Yahudi 🇮🇱 mengecewakan Musa (‘alaihis salam) dengan berkata:
    “Pergilah engkau dan Rabbmu, dan berperanglah! Kami hanya duduk menunggu di sini.” (QS. Al-Maidah: 24).
  • Syiah 🇮🇷 memalsukan Al-Qur’an,
    Yahudi 🇮🇱 memalsukan Taurat.
  • Syiah 🇮🇷 menyembah Ali (radhiyallahu ‘anhu),
    Yahudi 🇮🇱 menyembah Uzair (radhiyallahu ‘anhu).
  • Syiah 🇮🇷 percaya pada Imam Mahdi yang gaib dan maksum,
    Yahudi 🇮🇱 percaya pada Messiah yang dinanti untuk membangun Bait Suci dan memimpin Israel.
  • Syiah 🇮🇷 mengutamakan keturunan Ali (radhiyallahu ‘anhu) sebagai marja’,
    Yahudi 🇮🇱 mengutamakan keturunan Harun dan Lewi sebagai rabbi.
  • Taqiyyah dalam Syiah 🇮🇷 adalah berbohong untuk keselamatan diri,
    Yahudi 🇮🇱 juga punya doktrin serupa dalam keadaan terancam.
  • Syiah 🇮🇷 memperingati Asyura dengan kesedihan atas kematian Husain,
    Yahudi 🇮🇱 memperingati Tisha B’Av dengan berkabung atas hancurnya Bait Suci.
  • Syiah 🇮🇷 percaya Imam Mahdi akan memenuhi bumi dengan keadilan dan mengembalikan kejayaan keturunan Ali,
    Yahudi 🇮🇱 percaya Messiah akan membawa perdamaian dan kejayaan Israel.

Secara sejarah:

  • Syiah 🇮🇷 memusuhi Arab 🇸🇦 hingga menjuluki Ali (radhiyallahu ‘anhu) sebagai “Pembunuh Arab” karena memerangi Sahabat di Perang Jamal dan Shiffin.
  • Yahudi 🇮🇱 di Jazirah Arab (seperti Bani Quraizhah dan Bani Nadhir) berkonflik dengan Muslimin di zaman Nabi ﷺ, dan permusuhan itu terus berlanjut hingga kini.
  • Syiah Persia 🇮🇷 (khususnya Safawi) memandang rendah Arab 🇸🇦 akibat persaingan nasionalis Persia-Arab pasca penaklukan Islam atas Iran.
  • Yahudi 🇮🇱 menganggap diri “Bangsa Pilihan”, menunjukkan kesombongan atas Arab 🇸🇦 dan lainnya.

Tidakkah engkau tahu sabda Nabi ﷺ:
“Dajjal akan keluar dari Isfahan, Iran 🇮🇷, diikuti 70.000 Yahudi bersorban.” (HR. Muslim).

🤲 Ya Allah, arahkan serangan mereka satu sama lain, tunjukkan keajaiban kekuasaan-Mu, binasakan mereka seluruhnya tanpa tersisa.
🤲 Ya Allah, balaslah orang kafir dengan orang kafir, dan selamatkan kaum Muslimin di antara mereka.

✍ (Tambahan): Banyak yang tidak tahu:
🔸 Pendiri Syiah adalah dua Yahudi: Ibnu Saba’ dan Ibnu Maimun Al-Qaddah. Peran Ibnu Maimun lebih berbahaya—dialah yang mengajarkan Masonik, Templar, dan sihir Hassassin (Syiah) saat bersekutu melawan Sunni dan Salahuddin.

———————
di kutip dari artikel tentang Syi’ah.

-PATIK TOK JANGGUT.
🌴🌴🌴🌴🌴

Leave a Comment